• Saya punya teman yang ketika bekerja _“thik-thik”_ – setiap saat,  melihat jam tangannya. Kelihatannya,  dia tidak menyukai pekerjaannya. Mukanya muram dan tidak _happy._ Kasihan!

Sebaliknya, ada seseorang yang meyimpulkan bahwa bekerja dengan riang hati dapat meningkatkan keuntungan finansial hingga 75 % lebih. Itulah sebabnya, Thomas Lipton, seorang pedagang teh yang terkenal, memajang semboyan di mejanya, “Bekerja adalah kesenanganku”.

Dalam  bekerja tentu kita berelasi dengan orang lain. Ada “gesekan-gesekan” yang kadang tidak menyenangkan bahkan menyebalkan. Dan untuk bertahan dalam bekerja mungkin baik kita berguru kepada Maya Angelou (1928 – 2014) yang menulis, _“If you don’t like something, change it. If you can’t change it, change your attitude. Don’t complain!”_ – Jika tidak suka sesuatu ubahlah itu. Jika tidak bisa diubah, ubahlah sikap Anda. Jangan mengeluh. Selama ada kehidupan, yang namanya “gesekan” dalam bekerja itu pasti ada.

Orang ingin berlibur, tetapi jika ada orang yang “diliburkan” atau dinonjobkan tentu akan merasa tersiksa. Dengan bekerja pun, orang merasa punya harga diri. Tak heranlah jika ada  para _sepuh_ yang ingin bekerja,  karena di sana  ada juga kegembiraan dan kemuliaan. Pepatah Latin berkata, _“Gloria sine labore nulla”_  – tanpa ada kerja tidak ada kemuliaan.

Bekerja itu menyenangkan bukan karena hasilnya, tetapi karena proses bekerja itu sendiri, _“When you find joy in small jobs. You are ready for more excitement”_ – saat anda menemukan kegembiraan dalam pekerjaan kecil, anda siap bagi kegembiraan yang lebih banyak lagi.

Tentu semua dari kita suka untuk bekerja daripada mengganggur. Baiklah kita sejenak merenungkan motto percetakan Abad Pertengahan milik Plantijn (1514 – 1589), _“Constantia et labore”_ – dengan ketekunan dan dengan kerja keras.

Dalam pengertian lain, _Constantia et labore_ juga dapat diartikan  _”manjadda wa jadda”_ – Brangsiapa bersungguh-sungguh maka akan mendapatkan hasil yang terbaik. Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum jika kaum itu sendiri tidak berusaha mengubah nasibnya. Maka bekerjalah dengan tekun, sabar, ikhlas dan gembira disertai doa yang sungguh-sungguh dan  khusyuk agar engkau sukses. Bekerjalah seolah engkau akan hidup selamanya dan beribadahlah seolah engkau akan mati  besok.

Kamis, 7 September 2017
Markus Marlon

Forwarded by L.T. Jatmiko

CONTACT US

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Sending

©2017 SMP President (Boarding School) -  Sekolah Model Terakreditasi A

Developed by DbAse StudioTM

 

Log in with your credentials

Forgot your details?